Orang Tua di Trenggalek Gantikan Kecanduan Gadget Anak dengan  Kelomang Di Bulan Ramdhan.

Trenggalek 20 Februari 2025, Jawa Timur –Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kecanduan gadget pada anak-anak, sejumlah orang tua di Trenggalek memilih pendekatan unik untuk mengalihkan perhatian buah hati mereka. Salah satu cara yang mulai populer adalah dengan memberikan kelomang beserta rumah-rumahnya sebagai alternatif hiburan selama bulan suci Ramadhan.

Banyak orang tua menyadari bahwa kecanduan gadget dapat mengurangi kualitas interaksi anak dengan lingkungan sekitar, terlebih dalam momen spesial seperti Ramadhan yang seharusnya diisi dengan ibadah dan kebersamaan.
Orang tua memilih membelikan hewan edukasi berupa kelomang beserta rumah-rumahnya. Langkah ini dianggap sebagai solusi kreatif untuk mengisi waktu anak dengan aktivitas yang lebih bermanfaat selama bulan puasa.

Salah satu titik penjualan kelomang yang ramai dikunjungi adalah di depan AWW Fashion, yang berlokasi di Jl. Sukarno Hatta No.168, Dobangsan, Kelutan, Kec. Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Penjual kelomang di lokasi tersebut mengalami lonjakan pembeli sejak memasuki Ramadan, terutama dari kalangan orang tua yang ingin mengurangi intensitas anak mereka bermain gadget.

Menurut Mas Bayu, penjual kelomang yang ada di pelataran AWW Fashion , kelomang menjadi pilihan menarik karena selain mudah dirawat, juga mengajarkan anak-anak tentang tanggung jawab dan kehidupan makhluk hidup. “Banyak orang tua yang datang ke sini mencari kelomang karena mereka ingin anak-anaknya lebih aktif dalam merawat hewan peliharaan daripada terus bermain HP,” ujar mas Bayu, pedagang di lokasi tersebut.

Selain itu, rumah-rumah kelomang yang tersedia di tempat ini memiliki berbagai bentuk dan warna menarik, sehingga semakin menambah daya tarik bagi anak-anak. Para pedagang juga memberikan edukasi singkat mengenai cara merawat kelomang, mulai dari memilih rumah yang sesuai hingga pemberian makanan yang tepat.

Beberapa orang tua mengaku senang dengan tren ini, karena selain menekan ketergantungan anak pada gadget, mereka juga melihat anak-anak lebih sabar dan bertanggung jawab dalam merawat hewan peliharaan barunya. “Sejak punya kelomang, anak saya jadi lebih sering berinteraksi dengan teman-temannya untuk bertukar cerita tentang kelomang mereka. Ini jauh lebih baik dari pada hanya bermain game di HP,” ujar salah satu orang tua.

Dengan semakin banyaknya orang tua yang memilih alternatif seperti ini, diharapkan tren serupa bisa terus berkembang di berbagai daerah sebagai solusi positif bagi anak-anak dalam mengisi waktu di bulan Ramadan tanpa ketergantungan pada gadget.

(Angfa)