Harga Gas Elpiji 3 Kg Tidak Diperbolehkan Harga Rp 20.000,Justru Naik Menjadi Rp 21.000 Dan Langka
Krisnanewstv com//Malang,Maksud hati pemerintahan Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapat dan menikmati harga gas elpiji 3 kg murah dan sesuai standard yang di tetapkan oleh pemerintah menuai beberapa persoalan.
Hal ini terlihat semisal di daerah desa Wonokerto Kecamatan Bantur dan sekitarnya ,harga gas elpiji 3 kg tidak diperbolehkan harga Rp 20.000 oleh pemerintah justru naik menjadi Rp 21.000 dan langka ,contoh ,di Royal Swalayan Jalan raya Wonokerto mematok harga Rp 21.000 / per gas elpiji 3 kg dan juga ada beberapa harga serupa bahkan di warung warung kecil yang biasa tersedia biasa jual berkisar Rp 19.000 sampai Rp 20 .000 stok gas elpiji 3 kg kosong.
Menurut salah satu warga bernama Ahmad mengatakan,” Sebenarnya harga Rp 19.000 sampai Rp 20.000 tidak masalah pak yang penting stok ada dan tidak kosong serta di warung warung kecil juga ada ,masak saya harus beli di SPBU Banjarejo dan SPBU Bantur yang termasuk dekat dengan di sini tapi ribet makan biaya dan waktu tersita karena butuh waktu 10 menit ke sana itupun kalau tidak antri .

Justru hal ini timbulkan ketidaknyamanan warga dan meresahkan sehingga mengganggu aktivitas lainnya karena gas elpiji langka atau harus ke SPBU antri dan harga yang di patok pemerintah Rp 12.500/ tabung gas 3 kg
Surya Dharma
(Krisnanewstvcom)
